Suka Nyogok Ditolak, Sopir Ini Malah Sebut Polisi Pengemis Berseragam

Suka Nyogok Ditolak, Sopir Ini Malah Sebut Polisi Pengemis Berseragam

VIVA   –  JR (32 tahun) terpaksa kudu berurusan dengan polisi. Gara-garanya, dia mengunggah video petugas Patroli Ulama Raya Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Timur disertai tulisan tak pantas di akun Facebook (FB)-nya, setelah usahanya menyogok petugas yang ia videokan agar tak ditilang gagal.

Awak Genuk, Kota Semarang, Jawa Sedang, itu pun kini diurus amtenar Kepolisian Resor Kota Sidoarjo.

Kepala Bidang Hubungan Bangsa Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kejadian bermula ketika pada Rabu, 23 September 2020, lalu. Ketika tersebut dua petugas PJR Jatim II, Waru, Kabupaten Sidoarjo, menindak JR yang mengemudikan sebuah truk. Petugas hendak menilang JR karena mengabulkan pelanggaran dalam hal muatan truk yang ia kendarai.

Baca juga:   Eks Polisi Penusuk Ustaz Aceh Bungkam Terus Kalau Diinterogasi

“Pada saat itu simpulan JR berusaha menyuap saksi (petugas), namun ditolak oleh petugas, ” kata Trunoyudo dalam keterangan tertulis diterima wartawan pada Sabtu, tujuh November 2020.

Sebab ditolak dan tetap ditilang, JR kemudian membuang surat tilang dengan ia terima dari petugas dan dengan emosi merekam apa dialaminya dengan video. “Yang bersangkutan lalu memposting di akun Facebook atas nama Joko Umbaran Unyil milik dibanding tersangka dengan menambahkan kalimat jarang lain: pengemis berseragam… km759… ASU, ” ujar Trunoyudo.

Petugas yang terekam dalam video yang diunggah JR lantas melapor ke Polresta Sidoarjo. Polisi menelusuri dan diketahuilah bahwa akun FB Joko Umbaran Unyil adalah milik JR. Bergeraklah tim ke rumah tersangka JR pada Semarang, namun tidak ditemukan. Simpulan ternyata berada di Kendal, Jawa Tengah.

Tim tetap melakukan pengejaran dan diketahui JR mengendarai sebuah truk bermuatan mandung di daerah Demak, Jawa Tengah, dan melaju dengan kecepatan luhur ke arah timur. “Tim melakukan pembuntutan terhadap truk tersebut serta akhirnya tim berhasil memotong truk tersangka dan menangkap tersangka pada daerah Bunder, Gresik, ” ujar Trunoyudo.

JR saat ini sudah ditetapkan tersangka dan ditahan di Markas Polresta Sidoarjo. Ia dijerat dengan Pasal 45A Ayat (2) Juncto Pasal 28 Ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UNDANG-UNDANG RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.