Sedihnya Hamilton Usai Positif COVID-19 dan Absen di F1 GP Sakhir

Sedihnya Hamilton Usai Positif COVID-19 dan Absen di F1 GP Sakhir

VIVA   –  Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton harus bisa menerima kenyataan tidak bisa tampil di F1 GP Sakhir akhir pekan ini. Pendekar dunia tujuh kali ini dinyatakan positif terpapar virus corona COVID-19.

Saat terbangun pada Senin pagi, 30 November 2020, Hamilton merasakan gejala ringan. Kesudahannya, setelah menjalani tes, pembalap asal Inggris dinyatakan positif COVID-19.

Hamilton diharuskan menjalani isolasi mandiri selama 10 hari. Jago F1 2020 ini mengungkapkan unek-uneknya di Instagram.

“Saya merasa terpukul karena tak bisa balapan akhir pasar ini. Sejak awal musim pada bulan Juni, tim dan hamba sudah melakukan tindakan pekerjaan yang kami bisa dan mengikuti regulasi di manapun kami berada, ” ungkap Hamilton.

“Saya sangat sedih tak bisa mengikuti balapan akhir pekan ini. Tapi, prioritas saya adalah mengikuti adat dan saran untuk melindungi karakter lain. Saya sangat beruntung ngerasa baik-baik saja dengan hanya petunjuk ringan, ” tegasnya.

Meski absen, Hamilton sudah tak terbendung menjadi jago F1 2020. Dia kokoh di puncak klasemen pembalap dengan 332 poin, unggul 201 poin daripada pesaing terdekat sekaligus rekan setimnya, Valtteri Bottas.

Hamilton sudah memenangkan 11 balapan musim ini. Namun, absen di Sakhir membuatnya tak bisa menyamai 13 kemenangan Sebastian Vettel pada 2013, bersama Red Bull.

Mercedes sedang mencari pembalap substitusi untuk Hamilton di GP Sakhir. Rumor menyebutkan mereka akan mencantumkan jasa pembalap Williams, George Russell.