sedang-dicari-pengurus-gila-nu-dan-nu-gila-1

Sedang Dicari Pengurus ‘Gila’ NU dan NU ‘Gila’

VIVA   –  Ketua Pengelola Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Marsudi Syuhud mengucapkan bahwa organisasi NU akan terus ada dan diwarisi kepada generasi selanjutnya. Menurut dia, NU merupakan sebuah warisan besar dari para ustazah besar terdahulu yang kudu tetap dijaga.

Hal itu disampaikan Buya Marsudi saat memberikan pertimbangan pada Konferensi Wilayah (Konferwil) XX NU DKI Jakarta di Hotel Sultan, Jakarta Pusat. Menurut Marsudi, ada tiga model orang dengan dia temui di pola ini.

“Jadi orang yang menjaga warisan jamiyah (NU) ini ada tiga model. Mudah-mudahan calon penjaga warisan ini, tercatat model yang terbaik, ” kata Kiai Marsudi di dalam sambutannya di Jakarta di Jumat 2 April 2021.

Diketahui kehadiran  Kiai Marsudi  mewakili Ketua Umum Pemimpin Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj yang berhalangan hadir.

Menurut Marsudi, model prima para pengurus NU dengan menjaga organisasi ini merupakan orang-orang yang diberi jujur justru senantiasa “menganiaya” dirinya sendiri. Sebagaimana khas NU yang gemar guyon serta satire di sela-sela pidato atau khotbahnya, Marsudi melanjutkan sekaligus berharap tipe ataupun model seperti itu tak ada di kepengurusan NU Jakarta pada waktu ke depan.

“Jadi kalau dia belum maka (pengurus) datang keliling ke cabang-cabang. Nanti kalau sudah keliling, sowan ke kiai-kiai cium tangan bolak-balik, cuma minta dimasukkan jadi pemimpin. Setelah sudah masuk, kerjaan pertama adalah pelantikan. Sesudah itu bikin kartu nama kemudian hilang. Mudah-mudahan tidak ada di sini, ” kata Marsudi.