penyelesaian-sengkarut-gki-yasmin-imb-segera-diterbitkan-1

Penyelesaian Sengkarut GKI Yasmin, IMB Segera Diterbitkan

VIVA   –  Pemerintah Kota Bogor melakukan  penyelesaian persoalan pembangunan rumah ibadah bagi jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin.

Pengerjaan persoalan itu ditunjukkan dengan penyerahan lahan hibah buat pendirian tempat ibadah sejak Pemkot Bogor kepada bagian GKI Pengadilan. Penyerahan dikasih langsung oleh Wali Praja Bogor Bima Arya kepada pengurus GKI Pengadilan di hari Minggu.

Wali Kota Bogor,   Bima Arya menyebutkan, banyak yang pihaknya lalui buat menemukan jalan keluar berasaskan persoalan pendirian rumah ibadah bagi jemaat GKI Yasmin. Disebutkan pula, paling tak ada 30 pertemuan formal dalam skala besar & lebih dari 100 pertemuan informal yang digelar.

Jalan itu, kata Bima Arya, melibatkan banyak pihak terkait, mulai dari forum penyelarasan pimpinan daerah (forkopimda), DPRD Kota Bogor, aparatur Pemkot Bogor, Forum Kerukunan Pengikut Beragama (FKUB), Tim 7, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta pihak terkait yang lain.

“Setelah 15 tahun, akhirnya bisa membuktikan dengan bangga bahwa tak ada persoalan yang tidak selesai ketika ruang perbincangan dibuka dengan semua pihak. Dalam penyelesaian ini, persaudaraan dikedepankan, ” ujar Bima Arya seperti dilansir  VIVA dari Antara, Selasa 15 Juni 2021.

Pemerintah Kota Bogor kini  menunggu berkas dokumen kerelaan mendirikan bangunan (IMB) sebab pihak GKI Pengadilan dengan sebelumnya telah menerima sertifikat hibah lahan dari Pemkot Bogor.

“Ketika berkas serta dokumen persyaratannya sudah sempurna dan disampaikan ke Pemkot Bogor, akan segera diterbitkan IMB (izin mendirikan bangunan), ” kata Bima Arya.

Menurut Bima, Pemerintah Kota Bogor menghibahkan lahan seluas 1. 668 m2 di Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat yang merupakan solusi lantaran persoalan mengenai rencana pembangunan GKI di Kelurahan Curug Mekar Kecamatan Bogor Barat, sejak 15 tahun berantakan.

Bima Arya yang menjadi Wali Kota Bogor sejak 2013 itu  menyatakan awal memimpin Kota Bogor, dirinya berkomitmen buat menyelesaikan konflik antara warga dengan jemaat GKI terpaut rencana pembangunan GKI di Yasmin Kelurahan Curug Tumbuh.

Bima menyatakan, dengan terealisasinya hibah tanah ini, maka diharapkan sanggup menuntaskan konflik, sehingga tak ada lagi cap ‘intoleransi’  yang ditujukan kepada awak Kota Bogor.