Hati-hati Saat New Normal, 6 Tempat Berisiko Tinggi Tularkan COVID-19

Hati-hati Saat New Normal, 6 Tempat Berisiko Tinggi Tularkan COVID-19

VIVA   –  Kini, masyarakat sudah mulai beraktivitas normal meski pandemi COVID-19 belum sepenuhnya berakhir. Masa ini dikenal dengan masa transisi atau kerap juga disebut dengan new normal.

Meski sudah bisa bebas keluar rumah dan beraktivitas seperti biasa, namun masyarakat langgeng harus menjalankan protokol kesehatan. Selain itu, tetap berhati-hati juga kala mengunjungi beberapa tempat umum.

Virus corona bisa menjalar di mana saja tapi efek lebih tinggi ada di dunia tertutup atau di dalam ruangan. Di mana kualitas aliran hawa buruk dan jumlah orang dengan ada di waktu yang serupa terlalu banyak.

Dilansir dari laman Times of India , berikut enam tempat umum yang berisiko tinggi menyebarkan virus corona atau COVID-19.

Restoran

Sebuah survei baru-baru ini di AS menemukan bahwa bar dan restoran kira-kira bukan tempat ideal untuk didatangi di masa pandemi. Eksperimen virus juga melihat betapa cepatnya COVID-19 bisa menyebar melalui buffet biasa dengan jumlah orang terbatas. AC, berbicara yang sering (cara dengan mungkin untuk virus corona menyebar) atau melepas masker untuk santap dan minum bisa menjadi kira-kira cara penyebaran memuncak. Tidak bersosialisasi di masa seperti ini ialah pilihan yang bijak.

Bioskop dan arena konser

Bioskop, pusat hiburan, dan gedung konser masih ditutup untuk terbuka dan jika kamu ingin mencegah risiko terinfeksi sebaiknya hindari tempat ini. Tidak melanggar protokol buat tidak berkumpul lebih dari 10 orang, menjaga jarak juga tak mungkin dilakukan. Kamu mungkin selalu akan kontak dengan orang dalam yang bisa menambah efek. Cara terbaik untuk mendatangi suatu perkumpulan seperti pesta, cari tahu dahulu berapa orang yang bakal hadir.

Kolam renang

Berenang menjadi salah satu aktivitas tamasya yang digemari banyak orang. Salah satu kunci penting saat berenang dalam area publik adalah memastikan kebersihan dan sanitasinya. Mereka yang menderita sedikit gangguan pernapasan, flu ataupun gejala virus corona bisa menyebarkan virus melalui droplet. Lebih jauh, kuman tertentu seperti bakteri Legionella bisa menumpuk di celah-celah serta menyebar bersama dengan uap ataupun kabut.

Tempat ibadah

Meski tempat ibadah dan ibadah berjamaah sudah boleh lagi dilaksanakan, tapi tempat ibadah menjadi tempat menyesatkan berisiko untuk penyebaran virus corona. Seperti area di dalam ruangan lainnya, ada risiko orang berkerumun, melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi atau tanpa gejala. Jika harus ke tempat ibadah, berhati-hatilah dalam menjaga protokol keselamatan, batasi kunjungan kamu. Mereka yang imunitasnya sedang rendah dianjurkan untuk langgeng di rumah.

Transportasi publik

Meski sudah mengadopsi langkah pencegahan yang ketat, virus seperti SARS-CoV-2 bisa bertahan hidup di bidang hingga 9 hari, dan memikirkan seringnya kita menyentuh permukaan seolah-olah tiang, tempat duduk atau pintu saat bepergian, menggunakan transportasi publik bukanlah cara teraman saat tersebut.

Salon ataupun barbershop

Bila benar-benar butuh ke salon ataupun ke tukang cukur, sebaiknya kontrol dahulu bagaimana prosedur sanitasi, berapa orang yang ada di kian dan penataan jarak. Tempat yang ramai atau sesak bisa meningkatkan risiko penularan.